By | March 7, 2021

Pada Jumat (19 Februari 2021), tim penanganan COVID-19 mempublikasikan data lengkap perkembangan virus corona di Indonesia. Data yang dipublikasikan menunjukkan bahwa penyakit menular COVID-19 tidak dapat dikendalikan secara efektif.

Kasus positif hari ini meningkat 10.614, dengan total 1.263.29, namun saat ini angka kesembuhan sedikit lebih tinggi pada 10.783, dengan jumlah total orang yang pulih mencapai 1.069.005.

Jumlah korban hari ini meningkat menjadi 183, sehingga jumlah korban menjadi 34.512.

Namun yang membedakan adalah jumlah uji coba harian meningkat signifikan menjadi 71.814, 71.524 diuji dengan RT-PCR dan 290 uji coba dengan TCM.

Berapa persentase yang bagus di Indonesia?

1. Dosis harian positif COVID-19 adalah 18,5%

Dengan meningkatnya jumlah orang yang disurvei hari ini, tingkat hasil positif telah menurun tajam. Menurut data yang diterbitkan oleh kelompok kerja COVID-19, saat ini persentase positifnya adalah 18,5 persen. Sementara persentase positif melonjak menjadi 40,07% pada Kamis.

Menurut program transmisi data COVID-19 yang disebut pandemi, biaya positif cenderung lebih tinggi karena masalah akses data yang kacau. Meski mengalami penurunan, angka positif Indonesia masih di atas target 5% Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Namun, ini tidak bisa menjadi alasan bagi pemerintah untuk melanjutkan krisis pada kuartal ketiga,” kata mereka dalam bencana di akun media sosial, Kamis.

2. Jumlah kasus aktif menurun dari 352 menjadi 160.142 pasien.

Menurut tim proyek, jumlah kasus yang aktif menurun dari 175.000 dari 352 menjadi 160.142, artinya jumlah pasien yang membaik di rumah sakit mulai meningkat.

Menurut perkiraan mereka, juru bicara tim pengobatan COVID-19 Wiku Adisasmito telah mengurangi jumlah kasus COVID-19 aktif. Dikatakan bahwa pada minggu pertama microPPM, jumlah kasus mingguan tambahan menurun secara signifikan.

Menurutnya, inilah yang dilakukan Wiku sesuai dengan level yang naik untuk menjaga jarak dan menghindari logo banyak orang. Dalam hal jarak dan perlindungan penduduk, jumlah kelurahan / kota yang terdaftar lebih dari 75% dan kemungkinan akan meningkat setiap minggu.

“Saya berharap ini terus berlanjut saat kita memasuki era PPKM Mikro,” ucapnya.

Distribusi kasus COVID-19 di 34 provinsi di Indonesia
Virus corona telah menyebar ke 34 provinsi di Indonesia. Rincian kasus COVID-19 yang terkumpul di masing-masing wilayah adalah sebagai berikut:

Hingga 9.448

2. Sumatera Utara 23.462

3. Sumatera Barat 28.509

4. Riau 30.477

5. Jambi 5 178

6. Sumatera Selatan 15.402

7. Bengkulu 4.771

8. 11.824 bola lampu

9. Bangka Belitung 6.606

10. Kepulauan Riau 8.563

11. DKI Jakarta 323.031

12. Jawa Barat 192.373

13. Jawa Tengah 146.170

14. DI Yogyakarta 26.080

15. Jawa Timur 124, 991

16. Banten 28, 168

17. Bali 31.831

18. Nusa Tenggar Barat 8.315

19. Nusa Tenggara Timur 7, 977

20. Kalimantan Barat, 4.383

Abad Pertengahan ke-21 13.073

22. Kalimantan Selatan 20.429

23. Kalimantan Timur 51.544

24. Kalimantan Utara 9.051

25. Sulawesi Utara 14.716

26. Sulawesi Tengah 9.529

27. Sulawesi Selatan 53.569

28. Sulawesi Selatan 9.917

29. Gorontalo 4.695

30. Sulawesi Barat 5.042

31. Maluku 6.820

32. Maluku Utara 3.913

33. Papua 16, 319

34. Papua Barat 7, 123

Pemerintah telah meluncurkan kampanye 3M melalui tim proyek COVID-19: Kenakan masker, hindari keramaian atau berhenti di jarak yang jauh dari tubuh Anda dan segera cuci tangan dengan sabun dan bilas. Kami berharap, jika protokol kesehatan ini ditertibkan, rantai penularan virus bisa terputus. Kehidupan di 3M akan melindungi kita dan orang-orang di sekitar kita. Ikuti pembaruan penting terkait COVID-19 di covid19.go.id dan bersama kami..

Baca Juga : Benarkah Nusantara yang diberikan melalui suntikan menghasilkan antibodi sepanjang hidup?