By | March 20, 2020

Mulai Jumat (20/3), pendatang dari 169 negara yang mendapatkan keringanan masuk ke Indonesia memakai sarana bebas visa, sekarang untuk sesaat waktu tidak dapat memakainya. Hal tersebut adalah kebijaksanaan untuk menahan virus corona makin menjalar masuk ke Indonesia.

Disamping itu, Pemerintah Indonesia tunda penerapan sarana visa kehadiran (visa on arrival). Kebijaksanaan itu berlaku sepanjang sebulan akan datang serta dapat diperpanjang.

“Berkaitan dengan pendatang/travelers orang asing dari semua negara, Pemerintah Indonesia putuskan jika kebijaksanaan Bebas Visa Lawatan (BVK), Visa Lawatan Waktu Kehadiran (Visa on Arrival) serta Bebas Visa Diplomatik/Dinas dibatalkan sepanjang 1 bulan,” papar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat memberi info wartawan pada Rabu (17/3) kemarin.

Beberapa negara yang terkena efek dari penerapan kebijaksanaan ini diantaranya Australia serta Tiongkok. Pendatang dari Negeri Kanguru tiap tahunnya ramai-ramai liburan ke Pulau Bali. Walau demikian, pendatang dari Australia masih dapat bertandang ke Indonesia, tetapi harus ajukan visa terlebih dulu. Salah satunya ketentuan untuk dapat dikeluarkan visa yaitu keluarkan surat info sehat dari otoritas ditempat.

Lantas, apalagi kebijaksanaan yang diresmikan oleh pemerintah untuk bikin lebih lamban efek pandemi virus corona?

1. Pendatang asing dari 10 negara dilarang masuk ke Indonesia

Lihat makin bertambahnya masalah virus corona di penjuru dunia, karena itu Kementerian Luar Negeri memasukkan negara, dimana pendatanya tidak dapat masuk ke Indonesia. Selama ini, pendatang dari 10 negara akan dilarang masuk ke Tanah Air. Ke-10 negara itu yaitu:

  1. Iran,
  2. Italia,
  3. Vatikan,
  4. Spanyol,
  5. Prancis,
  6. Jerman,
  7. Swiss,
  8. Inggris,
  9. Tiongkok
  10. Korea Selatan

Dua negara yang paling akhir diberi catatan oleh pemerintah yaitu pendatang yang tidak diterima datang dari wilayah episentrum virus corona. Untuk Tiongkok, pendatang asing yang tidak diterima mempunyai kisah perjalanan dari Wuhan serta Propinsi Hubei. Sedang, untuk Korea Selatan pendatang yang akan tidak diterima berasal Kota Daegu serta Propinsi Gyeongsangbuk-do.

Kebijaksanaan untuk melarang masuk pendatang dari 10 negara itu akan mulai diresmikan di hari ini (20/3) jam 00:00 WIB.

2. Pemerintah minta WNI yang melancong di luar negeri supaya selekasnya kembali pada Tanah Air

Pada saat yang bertepatan, Menteri Luar Negeri minta pada WNI yang tengah melancong ke luar Indonesia supaya secepat-cepatnya kembali pada Tanah Air. Dia minta pada WNI untuk sesaat waktu tunda gagasan ke luar negeri jika tidak menekan. Ini untuk menghindarkan kesusahan penerbangan yang akan dirasakan oleh WNI, karena banyak negara telah menetapkan kebijaksanaan lockdown.

“Untuk Masyarakat Negara Indonesia yang sekarang sedang melancong ke luar negeri, diinginkan untuk selekasnya kembali pada Indonesia sebelum alami kesusahan penerbangan lebih jauh kembali,” kata Retno saat memberi info wartawan di kantor Kemenlu pada (17/3) kemarin.

Disamping itu, WNI yang hadir dari 10 negara yang masuk daftar dilarang, akan dicheck terlebih dulu kesehatannya. Hal tersebut untuk memonitor jika masyarakat Indonesia telah terjangkiti virus corona. Sekarang, kontrol dengan memeriksa suhu badan saja tidak efisien.

3. Ada 48 WNI yang ada di luar RI yang terjangkiti virus corona, 10 salah satunya sukses pulih

Sesaat, berdasar data yang diupload oleh Kemlu lewat account media sosialnya per (19/3), keseluruhan WNI yang terjangkiti virus Sars-CoV-2 sampai 40 orang. Angka ini belum ditambah lagi dengan 8 WNI yang terkena COVID-19 di India. Jika data itu turut ditambah lagi, karena itu banyaknya jadi 48 WNI.

Sekitar 10 WNI salah satunya sukses pulih. Sesaat, tersisa 38 WNI dirawat di dalam rumah sakit di sejumlah negara yakni:

  • 8 WNI dirawat di India
  • 1 WNI dirawat di Taiwan (dalam keadaan konstan)
  • 13 WNI dirawat di Singapura (3 WNI dalam keadaan gawat di ICU)
  • 1 WNI dirawat di Australia (dalam keadaan konstan)
  • 13 WNI dirawat di Malaysia (dalam keadaan konstan)
  • 1 WNI dirawat Arab Saudi (dalam keadaan konstan)
  • 1 WNI dirawat di Makau, Tiongkok (dalam keadaan konstan)

Sedang 9 dari 10 WNI yang sukses pulih telah kembali pada Tanah Air. 9 orang itu adalah crew kapal pesiar Diamond Princess.