By | February 3, 2021

United States Trade Representative (USTR) Amerika Serikat (AS) secara sah sudah keluarkan keputusan untuk perpanjang pemberian sarana Generalized Sistem of Preferences (GSP) ke Indonesia.

Berkenaan dengan itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyaksikan ini selaku kesempatan Indonesia untuk tingkatkan export. “Kita kembali peroleh sarana GSP dari AS, pasti ini akan menggerakkan performa export,” katanya dalam Outlook Ekonomi Indonesia 2021

Dalam peluang yang serupa, Menteri Koordinator Sektor Ekonomi, Airlangga Hartarto menjelaskan kesempatan export dengan diberi tanda tangannya beberapa kerja sama internasional. Salah satunya kesepakatan regional comprehensive Economic Partnership (RCEP) secara luas oleh semua negara ASEAN dan 5 partner dagang besar.

Kerja Sama Antar Negara

Demikian juga kerja sama Indonesia-EFTA di Eropa, CEPA-Australia, CEPA- Indonesia-Korea. Dan berkaitan dengan ekstensi di GSP akan dinaikkan jadi Limited Trade Agreement (LTA)

“Kerja sama kerja sama ini menggerakkan performa export dan membenahi status Indonesia dalam global nilai chain. Ini diikuti pada bulan Desember ini kita memperoleh masalah, yakni susahnya memperoleh container atau harga container yang naik 20 sampai 30 %,” kata Menko.

Kelangkaan container ini, kata Menko, memperlihatkan kenaikan export. Berarti, ini jadi salah satunya sinyal jika Export Indonesia mulai sembuh.

Baca Juga : Menko Airlangga Yakin Ekonomi Akan Bangkit Di 2021

“Kepercayaan diri untuk manfaatkan kesempatan itu pasti Pemerintahan perlu membuat bermacam peraturan dan taktik dan semua penopang kebutuhan,” tandas Menko Airlangga.

Rutinitas bedah muat container di pelabuhan export import Dermaga Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (5/8/2020). Menurut BPS, wabah COVID-19 mengkibatkan export barang dan layanan kuartal II/2020 kontraksi 11,66 % secara yoy dibanding kuartal II/2019 sebesar -1,73. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Kreasi Sumadi resmikan export pertama di Dermaga Internasional Patimban Subang, Jawa Barat. Sekitar 140 unit mobil merk Toyota, Daihatsu, Suzuki masuk di kapal dengan arah Brunei Darussalam.

“Pada operasi pertama ini akan dikerjakan export pertama dari dermaga Patimban sekitar 140 unit mobil yakni Toyota, Daihatsu, Suzuki dengan Kapal Genpei Shizuka Kilat punya PT Koyo Puji Shipping dengan arah Brunei Darussalam,” kata Menhub Budi Kreasi dalam soft rilis Dermaga Patimban

Ekspor Sebagai Cara Meningkatkan Ekonomi Untuk Indonesia

Menhub menerangkan, Dermaga Patimban adalah project vital nasional yang pembangunannya dikerjakan lewat permodalan oleh Official development assistance (ODA) dari pemerintahan Jepang.

“Pembangunan step pertama mencakup tempat terminal, seaworld, jalan akses, jembatan penyambung, dan terminal kendaraan 25 hektar, step kedua pada tahun 2021-2024 akan terjaga sekitar lebih kurang 66 hektar dan tambahan untuk car terminal sekitar 600 CBU,” katanya.

Seterusnya tahun 2024-2025 informasi peti bungkus dengan kemampuan kumulatif dari car sekitar 5,5 juta TEUs, dan step akhir 2026-2027 berbentuk terminal dengan maksimal atau kumulasi sekitar 7,5 TEUs dan 600 ribu CBU.

Pada tanggal 3 Desember 2020 sudah dikerjakan eksperimen operasional Dermaga Patimban yang memakai Kapal Ostina. Di depan, dermaga step ke-3 akan digabungkan dengan Dermaga Tanjung Priok sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Hingga bisa tingkatkan efektivitas waktu, ongkos logistik nasional di tempat ini bakal ada Pertamina yang akan lakukan pembangunan energi suport untuk Dermaga Patimban dan sekelilingnya,” ucapnya.

Dermaga Patimban tersambungsi pada jalan tol dan jalan kereta api. Diinginkan dengan jaringan ini akan tingkatkan kekuatan pembangunan 10 teritori industri fokus di sejauh koridor utara Jawa hingga ekonomi bertambah dan memberi faedah yang luas pada warga.

“Dalam perubahan pembangunan ini kami membuat satu serangkaian aktivitas sosial supaya warga ikut rasakan perkembangan Dermaga Patimban, aktivitas itu terbagi dalam training kewiraswastaan, training pendayagunaan warga, pemberian program ketrampilan untuk nelayan dituruti dengan pemberian kapal nelayan lewat koperasi,” ujarnya.